Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Maju, Bermutu, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025

Memperingati Tahun Baru Islam Untirta Gelar Tausiah Islami

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar acara tausiah islami dalam rangka memperingati tahun baru hijriah dan dies natalis yang ke-37 di masjid Seikh Nawawi Al-Bantani kampus Pakupatan kota Serang Banten (17/08/18).

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur, Ketua majelis ulama indonesia (MUI) dan tokoh masyarakat Banten, unsur pimpinan dan sivitas Untirta, adapun penceramah menghadirkan Prof. DR. KH. Maruf Amin yang merupakan ulama kharismatik Indonesia dan asli Banten. Pada kesempatan sambutannya Rektor untirta Prof. DR. H. Sholeh Hidayat, M.Pd menyampaikan tausiah islami ini diselenggarakan dalam rangka memperingati tahun baru islam 1440 Hijriah dan merupakan rangkaian acara dies natalis Untirta ke-37, beliau memaparkan rencana strategis Untirta untuk menjadi world class university, akan menambahkan program studi (Prodi) baru di Untirta salah satu diantaranya kedokteran dan ilmu gizi, beliau mengumumkan pada akhir bulan september ini akan ada ground breaking pembangunan kampus baru Untirta di Sindang Sari oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang akan didampingi oleh Gubernur Banten, pada akhir katanya demi kelancaran pembangunan tersebut beliau memohon doa restu kepada jamaah yang hadir dan pada umumnya masyarakat Banten.

Setelah Rektor Untirta sambutan selanjutnya dari Gubernur Banten DR. H. Wahidin Halim, M.Si, beliau menyampaikan beliau mengapresiasi Rektor Untirta yang mempunyai rencana strategis untuk menjadikan Untirta world class university, mendukung Untirta untuk mempunyai Prodi-prodi baru salah satu diantaranya kedokteran dan ilmu gizi, karena salah satu cita-citanya adalah menjadikan provinsi Banten sebagai pusat ilmu pengetahuan, beliau juga berencana membangun replika wilayah zaman kejayaan kesultanan Banten sehingga nanti provinsi yang dipimpinnya menjadi tempat wisata religius islami, pada akhir katanya beliau memaknai tahun baru islam untuk bergerak ke arah yang lebih baik lagi dan menuturkan ingin mengembalikan masa kejayaan Banten yang dimulai dengan menata birokrasi dengan baik.

Pada acara tausiah agama islam Prof. DR. KH. Maruf Amin menyampaikan beberapa hal penting yang diantaranya tahun hijriah merupakan tahun yang dipakai oleh umat islam, penghitungannya berdasarkan waktu hijrahnya nabi Muhammad SAW dari kota mekah ke Madinah, beliau memaknai tahun baru islam ini dengan gerakan perpindahan dari yang tadinya buruk menjadi lebih baik lagi, pada ruang lingkup Indonesia, negara ini dari waktu ke waktu harus menjadi lebih baik, beliau menerangkan pandangannya jika Indonesia ingin menjadi lebih baik lagi haruslah merubah kebiasaan lama yang membangun dari atas kemudian kebawah ke metode membangun dari bawah lalu keatas, atau istilah lainnya hijrah dari arus lama menuju arus baru ekonomi Indonesia, arus baru ekonomi Indonesia adalah ekonomi yang menghilangkan kesenjangan dengan mengkolaborasikan yang kuat dengan yang lemah, bukan malah membenturkan, tapi saling menopang, saling menguatkan sehingga akan terjadi perubahan, menuju perbaikan yang lebih baik, untuk menunjang arus baru tersebut diperlukan human capital yang kompetitif, fighting spirit dan moral yang tinggi, serta kondisi politik dan keamanan yang stabil. Pada akhir katanya beliau optimis Insya allah Indonesia di masa yang akan datang telah berhijrah menjadi lebih baik lagi.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta diakhiri dengan pembacaan doa. (Herdiansyah W-Humas Untirta)

Berita Terbaru Lainnya