Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Maju, Bermutu, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025

Pembekalan KKM Revolusi Mental 2017

Serang, (11/7/2017) Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas Sultan Tirtayasa menyelenggarakan pembekalan KKM Revolusi Mental 2017 digedung B Auditorium. Pada acara tersebut dihadiri oleh ketua LPPM Dr. Benny Irawan SH, MH, M.Si., Drs.H. Hidayatullah Haila, MM., Ujang Rivai, SH., M.Si. Sambutan Ketua LPPM Benny Irawan SH., MH., M.Si melaporkan Kegiatan KKM Revolusi Mental yang hadir pada hari ini kurang lebih sebanyak 300 orang, dan rencana pelepasan KKM 2017 diselenggarakan pada tanggal 18 juli 2017 sebanyak 1700 peserta yang akan disebar di tiga kabupaten yang ada diProvinsi Banten yaitu Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, serta ada di 21 Kecamatan dan 110 desa, insa allah pada pelepasan KKM 2017 dihalaman parkir Untirta akan dilepas oleh Gubernur Banten . Pelaksanaan KKM 2017 para mahasiswa/i Untirta dimulai tanggal 21 juli s.d 21 agustus 2017. Beliau dalam sambutannya memberikan arahan dan berpesan kepada para mahasiswa/i peserta KKM harus bisa beradaptasi terhadap lingkungan masyarakat, jangan menggurui masyarakat dan harus bisa memberikan solusi positif bagi masyarakat, dan harus menjaga nama baik pribadi orang tua dan khususnya almamater Untirta. Pada akhir sambutan beliau sekaligus membuka acara.

Sambutan selanjutnya Drs. Hidayatullah Haila, MM dalam pembekalan KKM 2017 menyampaikan kepada para mahasiswa/i dan mengajak agar membumikan Revolusi Mental kepada masyarakat , beliau menyampaikan yang harus diperhatikan nilai-nilai strategik masyarakat antara lain, nilai Integritas, etos kerja, gotong royong, melayani, hidup bersih, hidup tertib.

Ujang Rivai, SH., Msi dalam sambutannya sekaligus memberikan pembekalan kepada para peserta KKM 2017 menyampaikan lima aksi nyata gerakan Revolusi Mental yaitu,Indonesia Mandiri, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia melayani, Indonesia Bersatu, mengajak kepada para mahasiswa/i peserta KKM 2017 agar menjadi agen of change ditengah-tengah masyarakat, mendorong percepatan perubahan sikap mental dan perilaku yang lebih baik, menghasilkan generasi calon pemimpin bangsa, diakhir sambutannya beliau menerangkan tiga masalah pokok bangsa antara lain, merosotnya wibawa negara kita, lemahnya sendi perekonomian bangsa, Intoleransi dan krisis kepribadian bangsa.( Anas-Humas).

Berita Terbaru Lainnya