Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Maju, Bermutu, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025

LPPM Untirta dan Bapenda Provinsi Banten Selenggarakan Diseminasi Pajak Daerah

Serang, (8/11/2018) LPPM dan Bapenda Provinsi Banten Selenggarakan Diseminasi Pajak Daerah dengan mengusung tema Bayar Pajak, Bebas Bergerak, bertempat di Gedung B Auditorium, Pada Kegiatan tersebut, Dihadiri Oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Suherna, M.Si, Sekertaris LPPM Drs. Hidayatullah Haila, MM, Kepala Bidang Pendapatan Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten H. Abadi Wuryanto, A T D, Kepala Bagian Operasional PT. Jasa Raharja Cabang Banten Didi Setiadi, SH, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Banten, Kompol Ketut Widiarta,SH., S.I.K., M.SI Moderator Ikhsan Ahmad, S.Ip., M.Si , Kabag LPPM, Kasubag LPPM beserta jajaran dan para mahasiswa Untirta.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Suherna, M.Si dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa undang-undang NO. 28 Tahun 2007 merupakan iuran rakyat yang memang sifatnya memaksakan walaupun tidak secara langsung manfaatnya pada waktu itu. Pajak adalah pendapatan nasional yang kedua dibandingkan dengan Migas, artinya negara kita ini tergantung pada pajak, pajak ini nantinya bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Dan yang terpenting adalah manfaat dari pajak yaitu kita bisa menikmati fasilitas-fasilitas di daerah kita.

Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten H. Abadi Wuryanto, ATD, Bapenda menyelenggarakan Diseminasi pajak untuk bertujuan menginformasikan bahwa pajak daerah itu merupakan pelaksanaan pembangunan, sebagai masyarakat dan selaku warga negara wajib untuk patuh terhadap pembayaran pajak pajak daerah, yang disampaikan oleh kami adalah tentang pajak kendaraan bermotor, pajak balik nama kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak bahan bakar dan pajak rokok. Untuk kendala setiap tahun pada tingkat kepatuhan orang bayar pajak antara 10 sampai 40%, yaitu ada 5,1 juta unit kendaraan yang terdaftar di Provinsi Banten dan itu banyak didominasi kendaraan bermotor roda dua dan masih banyak juga sekitar 2,3 juta unit kendaraan bermotor yang belum mendaftar ulang, kita sudah melakukan inovasi penelusuran data, apakah sudah membayar? sekitar 2,3 juta pemilik kendaraan menyampikan dengan berbagai alasan antara lain; mutasi tidak melaporkan, barang bukti kecelakaan kendaraan, barang di curanmor, kendaraan sudah rusak tidak melaporkan atau menyerahkan bapenda SKPDnya, sehingga dia dihapus dari kewajiban bayar pajak dan juga menyerahkan BPKB dan STNK nya ke kantor Kepolisian. Oleh karena itu sesuai dengan peraturan undang-undang bahwa pajak daerah itu adalah wajib bersifat memaksa dan jika tidak bayar pajak akan dikenakan sanksi yaitu denda. Ada beberapa inovasi-inovasi yaitu ada pendekatan pelayanan, pembayaran online, bekerja sama dengan alfamart dan indomart dan kita ada 11 kantor bersama Samsat Indo di Provinsi Banten dengan standar ISo 9001 2015,dan kita ada 43 gerai Samsat di mall dan di tempat strategis lainnya.

Harapan kami untuk mahasiswa Untirta sehingga dapat menginformasikan mudah-mudahan diseminasi pajak itu tahu apa manfaat dan tujuan untuk membayar pajak kendaraan bermotor khususnya dan pajak daerah lainnya dan bisa tahu berapa tarifnya dan bisa menginformasikan ke masyarakat lainnya. Sementara dari rekan dari Jasa Raharja Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Banten Didi Setiadi, SH menginformasikan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas dan manfaat asuransi Jasa Raharja bagi pengguna kendaraan.

Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Banten, Kompol Ketut Widiarta,SH., S.I.K., M.Si menerangkan bahwa sosialisasi registrasi identifikasi kendaraan bermotor diharapkan mahasiswa bisa menyampaikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya tentang ketaatan untuk meregistrasi dan mengidentifikasi terkait dengan pajak dan Jasa Raharja dan itu merupakan jadi satu sistem dalam Samsat yang tentunya merupakan aturan atau ketentuan yang ada sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku terkait dengan pengoperasian kendaraan bermotor di jalan raya. Pada akhir acara dilakukan sesi tanya jawab dan pemberian doorprize kepada para mahasiswa. (Anas-Humas)

Berita Terbaru Lainnya