Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Maju, Bermutu, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025

LP3M lakukan Asistensi Pembahasan Kurikulum 2019 Di Fakultas Ekonomi Dan Bisnis

Pada hari Rabu (10/10/2018) di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untirta dilaksanakan Asistensi dan Pembahasan Kurikulum 2019 FEB yang akan berlaku mulai Semester Gasal Tahun Ajaran 2019/2020. Hadir pada kegiatan tersebut Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik (Dr. Indra Suhendra, SE, M.Si), Ketua LP3M yang diwakili oleh Sekretaris LP3M (Dr Syihabudin, M.Si), Koordinator Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran (Maman Fathurrohman, Ph.D), Kepala Sub Bagian TU LP3M (H. Veri Sidik Priadi, SE., M.M), serta para ketua dan sekretaris Jurusan dan Prodi, serta Ketua GPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Kegiatan asistensi dan Pembahasan Kurikulum 2019 di Fakultas/Pascasarjana merupakan bagian dari upaya sistematis, massif, dan terstruktur dalam pengembangan Kurikulum 2019 Untirta. Kegiatan tersebut bagian dari implementasi SK Rektor perihal Pengembangan Kurikulum mulai dari tingkat Universitas, Fakultas, sampai Program Studi. Sekaligus kesepakatan dan rencana tindak lanjut, sebagai hasil Rapat Koordinasi Akademik dan Kurikulum I pada 3 April 2019, Rapat Koordinasi II pada 11 Juli 2019 dan Rapat Koordinasi III pada 30 Juli 2019.

Wakil Dekan Bidang Akademik FEB menyampaikan bahwa berbagai program studi sarjana dan diploma di Fakultas Ekonomi dan Bisnis sudah menyelenggarakan berbagai workshop, termasuk mengundang berbagai pakar dan stakeholder dalam rangka mempersiapkan Kurikulum 2019. Seluruh jurusan/program studi memperhatikan kebijakan asosiasi profesi masing-masing dalam pengembangan kurikulum 2019. Sekretaris LP3Mmengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas kesempatan silaturahmi melalui kegiatan asistensi dan pembahasan kurikulum 2019 ini.

Sesuai dengan visi dan misi universitas serta dokumen resmi, maka secara umum, lulusan Untirta yang diharapkan adalah lulusan yang berkualitas, terdidik, terlatih, berdaya saing dan berkarakter sesuai kebutuhan stakesholders. Kemudian untuk ditindaklanjuti oleh fakultas dan program studi dalam Visi Misi serta kurikulum terkait. Sesuai penjelasan pimpinan universitas, makna dari berdaya saing untuk tingkat universitas adalah terkait dengan Food Security (Ketahanan Pangan).

Sekretaris LP3M menyampaikan bahwa pelaksanaan MKU berikutnya akan diupayakan lebih baik. Berbagai masukkan dan laporan perihal pelaksanaan MKU, khususnya di FEB akan dibahas Bersama oleh Pimpinan Universitas. Dalam kegiatan diskusi dibahas berbagai hal diantaranya: 1. Proporsi Mata Kuliah yang diselenggarakan oleh Universitas, Fakultas dan Program Studi, 2. Pelaksanaan Mata Kuliah Studi Kebantenan dan Ketahanan Pangan, 3. Penyelarasan daftar dan jumlah Mata Kuliah, dan 5. Jadwal dan tahapan penetapan kurikulum 2019.

FEB akan memfasilitasi workshop kurikulum bagi Ketua Jurusan/Program Studi di FEB pada minggu kedua Oktober 2018, dan pada akhir workshop berkomitmen akan formulir isian Kurikulum 2019 yang telah diisi, update sampai dengan hasil workshop tersebut.

Diskusi menghasilkan berbagai saran dan masukkan agar Kurikulum 2019 Untirta bisa menjadi lebih baik sukses dan lancar untuk dilaksanakan.

Berita Terbaru Lainnya