Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Maju, Bermutu, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025

Assesmen Lapangan BAN-PT Prodi PPKN FKIP Untirta

Program studi PPKN ( Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada tanggal (7/9/2018) menyambut kehadiran Tim Assesmen lapangan BAN-PT yaitu Prof. Dr. H. Sapriya, M.Ed dari Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Jawatir Pardosi, M.Si dari Universitas Mulawarman, Kedua Assesor tersebut tiba dikampus FKIP Untirta Ciwaru disambut oleh Rektor Untirta Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd, Dekan FKIP Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd, Para Wakil Dekan, Para Kajur, Para Dosen, serta para mahasiswa/I FKIP.

Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd berharap temen-temen sudah sejak lama mempersiapkan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi yang memenuhi standar itu maka usaha kerja keras tentu ingin diwujudkan dengan hasil penilaian akreditasi baik Assesmen kecukupan maupun Assesmen lapangan ada penambahan yang berarti, sehingga minimal kategori baik atau mendapat B itu dapat diraih dalam perjalanan 4 tahun mengelola tri darma perguruan tinggi di prodi PPKN ini dan saya kira kerja keras yang sudah ditunjukan prodi yang telah berhasil sebagaimana yang telah diharapkan target mendapat B dari jurusan PPKN ini.

Dr. H. aceng Hasani, M.Pd menerangkan Tim Assesmen lapangan BAN-PT selama 3 hari, alhamdulilah kita sudah diperiksa dan mampu menyampaikan barang-barang bukti sesuai apa yang kita tulis diborang akreditasi oleh karena itu kita berharap nilai yang didapat juga sesuai dengan yang kita rencanakan bahwa prodi ini bisa sampai nilai B dari ijin operasional langsung ke B, selanjutnya beliau menerangkan tanggal 16-17 Agustus akan ada Assesmen lapangan BAN-PT yaitu prodi sendratasik dan 2 prodi lagi pendidikan sosiologi dan pendidikan sejarah sedang menunggu Asesmen lapangan.

Dr. Jawatir Pardosi, M.Si memberikan keterangan secara umum prodi ini masih baru, tapi untuk prodi yang baru ini termasuk cukup bagus pengelolaannya, bagus belum ada kelulusan, kalau kita liat depan kinerja prodi ini kategori bagus, untuk penjaminan mutu tetap harus berkelanjutan, terobosan-terobosan kedepan lagi, yang salah satu poin yang kurang masalah pendanaan atau sumberdana sehingga untuk biaya operasional mahasiswa itu relatif masih kurang sekitar 8 juta dan idealnya 18 juta, oleh karena itu harus ada upaya-upaya yang lebih sistematik untuk memperoleh dana, misalnya dari segi usaha kalau mau kerjasama dengan instansi, swasta atau pemerintah daerah disini ,dan kerjasama-kerjasama Internasional seperti pengembangan riset, pengembangan dosen harus ditingkatkan benar-benar reputasi nasional dan internasional termasuk jurnal-jurnal yang internasional, harus ada kerja keras dari prodi untuk fakultas juga harus mengembangkan itu pola-pola kerjasama. Beliau menyampaikan secara umum saya katakan sudah bagus. (Anas-Humas)

Berita Terbaru Lainnya