Visi dan Misi
Diposting tanggal: 02 April 2012

VISI, MISI DAN PROGRAM KERJA REKTOR
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
PERIODE 2011-2015


Tema:
Terwujudnya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Sebagai Kebanggaan Masyarakat Banten Maju, Bermutu dan Berkarakter dalam Kebersamaan.
 
A.Pendahuluan
       Kementerian Pendidikan Nasional Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II menetapkan visi Kemendiknas 2014 yaitu” Terlenggaranya Layanan Prima Pendidikan Nasional untuk Membentuk Insan Indonesia Cerdas Komprehensif”, yang selanjurnya diturunkan ke dalam misinya yang terdiri atas 5 K (lima K) sebagai berikut:
1.    Meningkatkan Ketersediaan layanan pendidikan
2.    Memperluas Keterjangkauan layanan pendidikan
3.    Meningkatkan Kualitas dan Relevansi layanan Pendidikan
4.    Mewujudkan Kesetaraan dalam memperoleh layanan pendidikan
5.    Menjamin Kepastian memperoleh layanan pendidikan.

        Kelima misi (5K) tersebut tertuang dalam Renstra Kementerian Pendidikan Nasional 2010-2014 yang harus dijadikan komitmen perguruan tinggi yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Pendidikan Nasional. Dengan demikian misi tersebut harus menjadi landasan bagi perumusan program kerja Rektor Untirta 2011-2015.
        Berkaitan dengan lima misi Kemendiknas tersebut, komponen ketersediaan, keterjangkauan dan kesetaraan harus mampu mewujudkan standar nasional pendidikan tinggi yang meliputi :
1.    Standar Isi
2.    Standar proses
3.    Standar Kompetensi Lulusan
4.    Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
5.    Standar Sarana dan Prasarana
6.    Standar Pengelolaan
7.    Standar Pembiayaan
8.    Standar Penilaian Pendidikan

Adapun komponen kualitas dan kepastian harus mewujudkan komponen mutu di Perguruan Tinggi, yang meliputi :
1.    Kurikulum program studi
2.    Sumber daya Prasarana
3.    Suasana akademik
4.    Keuangan
5.    Penelitian dan publikasi ilmiah
6.    Pengabdian kepada Masyarakat
7.    Tata Pamong
8.    Manajemen Lembaga
9.    Sistem informasi
10.    Kerjasama dalam dan luar negeri

B.Potensi dan Permasalahan Untirta
        Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) merupakan transformasi dari PTS sebagai salah satu perguruan baru yang lahir di era reformasi didirikan sejak tahun 1981 sebagai PTS oleh tokoh birokrat yang peduli dengan pendidikan, tokoh ulama dan tokoh masyarakat Banten dan sebagai PTN berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 32 Tahun 2001 tanggal 19 Maret 2001 dalam beberapa hal telah menunjukkan perkembangan yang cukup dibanggakan di tingkat lokal dan nasional. Minat lulusan SLTA untuk mengikuti pendidikan di Untirta dari tahun ke tahun cenderung meningkat.
        Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memiliki posisi yang strategis karena berdekatan dengan pusat pemerintahan memiliki potensi untuk berkembang menjadi Universitas yang maju dan bermutu setara dengan perguruan tinggi negeri yang berdiri terlebih dahulu, bila dikelola dengan perencanaan yang baik, fokus pada bidang unggulan tertentu yang dimiliki dan dikelola dengan sistem manajemen birokrasi yang profesional, efisien, efektif dan taat azas. Untuk mencapai popularitas Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memerlukan kerja keras, cerdas dan ikhlas dalam suasana kebersamaan dari segenap sivitas akademika sehingga bisa mendekati keunggulan yang telah dicapai perguruan tinggi negeri lain. Secara umum  indikator yang digunakan untuk menilai maju dan bermutu tidaknya suatu lembaga pendidikan tinggi adalah mutu lulusan dan mutu hasil penelitiannya.
        Seperti halnya perguruan tinggi lain pada umumnya, salah satu yang perlu mendapat perhatian sivitas akademika Untirta yaitu bagaimana agar lulusan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berkesempatan memperoleh dan menciptakan lapangan kerja dengan masa tunggu yang tidak terlalu lama setelah mereka lulus.  Apabila masih banyak lulusan Untirta yang belum bekerja atau menciptakan lapangan kerja sendiri (berwirausaha), boleh jadi karena disebabkan oleh adanya miss match  antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia kerja serta belum adanya keseimbangan antara kompetensi hard skill dengan soft skil.
        Salah satu faktor penyebab hal ini adalah masih terbatasnya kemampuan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa untuk menyelenggarakan proses pendidikan yang bermutu tinggi, terbatasnya sarana dan prasarana penunjang pendidikan, belum seimbangnya rasio ideal jumlah dosen dengan jumlah mahasiswa sehingga terdapat dosen yang memiliki beban kerja di atas standar maksimum. Hal lainnya yang diatasi bersama yaitu  masih terbatasnya dosen Untirta yang memiliki reputasi tinggi baik pada tingkat nasional maupun internasional, masih terbatasnya karya-karya ilmiah yang mampu meningkatkan citra akademik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di tingkat nasional dan internasional, birokrasi Untirta yang belum sepenuhnya bisa memfasilitasi kegiatan tridahrma perguruan tinggi secara optimal karena etos kerja yang masih perlu ditingkatkan. Untirta masih perlu dioptimalkan dalam membangun sinergi dan mengembangkan kemitraan serta jejaring (net working) dengan berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta di tingkat nasional dan internasional. Sudah terdapat beberapa MoU dihasilkan, tetapi belum banyak MoU yang bisa ditindaklanjuti dalam bentuk kegiatan nyata, baik kegiatan pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat yang mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran dan kapasitas penelitian.

        Sebagai sebuah perguruan tinggi negeri baru, sampai dengan bulan Mei 2011 jumlah dosen sekitar 492 orang dengan kualifikasi pendidikan terakhir S1 sebanyak 100 orang ( 20,40%), S2 sebanyak 363 orang (74,08%) dan dosen yang berpendidikan S3 sebanyak 32 orang (5,51%) termasuk  3  orang Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu. Dilihat dari jabatan fungaional akademiknya dari 490 orang dosen tersebut sebanyak 110 orang Tenaga Pengajar(belum memiliki jabatan funsgonal akademik), 164 orang Asisten Ahli 240 orang  Lektor, 84 orang Lektor Kepala dan 3 orang Guru besar/Profesor. Tenaga administrasi sebagai penunjang akademik sebanyak 178 orang (PNS), tenaga administrasi honorer dan TKK sebanyak 187 orang.
        Sampai dengan bulan Mei 2011 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memiliki  mahasiswa sebanyak 15. 642 orang terdiri dari 15.024 orang Program Sarjana, 506 orang mahasiswa Pascasarjana dan 92 orang program Diploma III sedangkan lulusan yang telah dihasilkan sebanyak 15. 502 orang (Pidato Rektor Wisuda Gel. I 2011).
        Saat ini Untirta menunjukkan trend citra yang baik dan didukung pula oleh masyarakat Banten yang mempunyai kebanggaan yang tinggi terhadap Untirta. Hal ini merupakan cerminan bahwa Untirta sudah dianggap baik dalam penyelenggaraan pendidikan. Hal ini didasarkan pada besarnya minat masyarakat untuk kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa  dan selalu meningkat setiap tahunnya. Pada tahun akademik 2010/2011 yang berminat masuk Untirta  sebanyak 2.389 orang calon melalui jalur PMDK dan 14.155 orang calon melalui jalur SNMPTN pada tahun 2011/2012  dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 11.513 orang dan calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur Ujian Masuk Mandiri (UMM) sebanyak 3.266 orang.  Secara keseluruhan pada tahun akademik 2010/2011 pendaftar ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebanyak 16.968 orang. Hal ini merupakan peluang bagi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa untuk meningkatkan kualitasnya agar dapat bersaing dengan Perguruan Tinggi lainnya ditingkat lokal/wilayah dan nasional.
        Sekalipun dalam skala nasional dan internasional belum mempunyai reputasi yang tinggi dibidang penelitian, akan tetapi tingkat produktivitas kegiatan penelitian sudah menunjukkan adanya peningkatan yang cukup membanggakan,  hal ini bisa dilihat dari keterlibatan dosen Untirta untuk kegiatan penelitian pembinaan internal sebanyak 210 orang atau 45,25%  sedangkan untuk penelitian Hibah Kompetisi dan Penelitian Ristek masih relatif rendah yakni baru sekitar 30 orang atau 6,5%. Karya ilmiah berupa publikasi ilmiah pada Jurnal internal setiap tahun 40-50 judul, berupa buku ajar yang dipublikasi baru sekitar 15  judul sedangkan karya ilmiah yang bertaraf internasional masih amat sangat terbatas.  
        Dalam buku “Menakar Potensi Karya Ilmiah Perguruan Tinggi”  yang dipublikasi  Ditjen Pendidikan Tinggi Kemeterian Pendidikan Nasional tahun 2010, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menempati posisi ke 43 dari 65 Perguruan Tinggi Negeri berada di atas beberapa Perguruan Tinggi Negeri yang telah terlebih dahulu berdiri dan peringkat ke 59 dari 143 gabungan PTN/PTS. Prestasi tersebut telah mengangkat nama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dibidang karya ilmiah sebagai salah satu perguruan tinggi negeri baru.
        Universitas Sultan Ageng Tirtayasa telah memperhatikan pula kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari tridarma Perguruan Tinggi. Pada tahun 2010, minat dosen untuk mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat meningkat, yaitu pada tahun 2009 terdapat 40 judul proposal dengan dosen yang terlibat 120.orang dan pada tahun 2010 menjadi 58 judul dengan dosen yang terlibat 174 orang. Hal ini merupakan bukti bahwa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mempunyai kepekaan yang tinggi terhadap permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat, prestasi ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
        Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memiliki prasarana dan sarana yang belum memadai, dengan 3 gedung perkuliahan berlokasi di kampus Induk Pakupatan dan gedung perkuliahan berlokasi kampus Fakultas Teknik di Cilegon. Jumlah ruang kuliah yang tersedia belum sesuai dengan kebutuhan belajar mahasiswa sehingga perkuliahan untuk program nonreguler/esktensi dilaksanakan pada sore hingga malam hari. Keterbatasan ruang kuliah tentu berpengaruh terhadap kurang efektifnya proses pembelajaran.
        Untuk mewujudkan visi UNTIRTA harus ditunjang oleh data yang akurat sehingga dapat dijadikan sumber informasi untuk melakukan internal quality assurance melalui evaluasi diri target minimal dalam pemenuhan Standar Nasional Pendidikan dan melampaui Standar Nasional Pendidikan baik secara kuantitatif maupun kualitatif, sehingga dapat bersaing dengan perguran tinggi lain secara lokal dan nasiona serta mengembangkan standar-standar tersebut beserta pemenuhannya secara berkelanjutan (continuous quality improvement). Untuk itu perlu dilakukan pembenahan data serta informasi data terbaru dengan membentuk pangkalan data dari tingkat fakultas sampai dengan tingkat universitas.
        Dalam menjalankan aktivitas akademik yang menjadi kegiatan utamanya (core business), maka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memerlukan dukungan sistem manajemen dan administrasi yang handal untuk kepuasan pengguna (customer satisfaction) dan akuntabilitas. Sistem layanan tersebut mensyaratkan adanya sistem perencanaan kegiatan dan anggaran yang bertumpu pada hasil evaluasi capaian mutu serta target mutu yang akan dicapai oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Perencanaan haruslah diupayakan agar layak dan dapat dilaksanakan secara tepat waktu, tepat sasaran, tepat spesifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan.
        Merujuk kepada beberapa capaian keberhasilan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir ini dan mencermati fondasi yang sudah diletakkan oleh Rektor terdahulu serta besarnya potensi yang dimiliki, maka visi Operasional “ Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Bermutu, Maju dan Berkarakter Dalam Kebersamaan” sesungguhnya merupakan cita-cita dan harapan yang akan memberikan inspirasi dan motivasi yang kuat kepada seluruh sivitas akademika Untirta untuk terus berkarya dengan jiwa maju, bermutu, dan berkarakter.
        Universitas yang maju, bermutu dan berkarakter  tersebut terletak pada kreativitas, inovasi dan produktivitas yang dimiliki oleh sivitas akademika yang proses dan hasilnya dikawal dengan sadar mutu dan prilaku mutu tinggi. Dalam bingkai visi ini, bidang tridharma perguruan tinggi hendaknya memperoleh perhatian sangat khusus, mengingat tridharma pergururan tinggi akan menjadi ruh kekuatan Untirta. Dengan demikian, perguruan tinggi yang maju, bermutu, dan berkarakter tercermin pula dalam konsep pengembangkan keilmuan yang dilakukan di lingkungan Untirta. Visi Bermutu, Maju, dan Berkarakter Dalam Kebersamaan tersebut, yang merupakan penguatan, penegasan, dan kelanjutan dari visi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang telah disepakati, mengisyaratkan tekad kuat dan semangat dari seluruh sivitas akademika untuk menjadikan Untirta sebagai lembaga pendidikan tinggi yang terpandang, berwibawa dan bermartabat pada tataran lokal/wilayah dan nasional.
        Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dikembangkan dengan merujuk pada nilai dan karakter kearifan lokal dan nasional sebagai upaya mengakomodasi dinamika perubahan global yang cepat bergerak. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa harus bertekad untuk tumbuh dan berkembang ke arah visi yang telah disepakti Senat Untirta yaitu“ Terwujudnya universitas terbaik yang memiliki, kemandirian, kreativitas, inovasi, unggul, dan kompetitif dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam rangka  pengabdian kepada masyarakat”.

C.Landasan
        Program Kerja ini disusun berlandaskan pada UU Sisdiknas No 20 tahun 2003, Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 dan landasan operasional yaitu Rencana Induk Pengembangan Pendidikan Nasional, tentang Pendidikan Tinggi yaitu Program Jangka Panjang  Pendidikan Tinggi/Higher Education Long-term Strategy (PJPT/HELTS), Rencana  Strategis Pendidikan Nasional, dan Visi Kemendiknas yaitu  Membentuk Insan Indonesia Cerdas Komprehensif. Disamping itu, mengacu pula pada Statuta Untirta berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional  No. 10 Tahun 2007  sebagai pedoman dasar dan  acuan untuk penyelenggaraan pengembangan program, penyelenggaraan kegiatan  fungsional serta sebagai rujukan untuk berbagai pengembangan dan prosedur operasional.


 VISI
Terwujudnya Universitas terbaik yang memiliki kemandirian, kreatifitas, inovasi, unggul, dan kompetitif dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.

MISI
  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan kualitas terbaik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini dan mendatang.
  2. Meningkatkan kualitas dosen dan tenaga kependidikan lainnya dalam melaksanakan berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan stakeholders.
  3. Membangun dan mengembangkan jejaring kerja (networking) untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.
  4. Membangun dan mengembangkan sistem manajemen mutu menuju efisiensi dan profesionalitas.
  5. Mengembangkan sistem teknologi informasi yang dapat memacu terwujudnya perguruan tinggi yang unggul, mandiri, kreatif, inovatif, dan kompetitif.
  6. Meningkatkan tanggung jawab sosial Untirta bersama Pemerintah Daerah membawa modernisasi dan memelihara nilai luhur.

TUJUAN

Tujuan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam suatu rumusan sebagai berikut:

  1. Menyiapkan dan menghasilkan tenaga ahli yang berkemampuan akademik,  profesi dan/atau vokasi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, inovatif, kompetitif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggung jawab untuk kelangsungan hidup bangsa dan negara Republik Indonesia.
  2. Mengembangkan Untirta sebagai pusat unggulan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk kemaslahatan umat manusia.

VISI OPERASIONAL

Visi, Misi dan Tujuan Untirta di atas merupakan suatu kristalisasi dari kesepakatan dan kesepahaman bersama seluruh sivitas akademika yang perlu diwujudkan dalam visi operasional Rektor dalam menjalankan jabatan Rektor selama periode 2011-2015 sebagai berikut “Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Maju, Bermutu dan Berkarakter Dalam Kebersamaan” Visi operasional diwujudkan untuk mewujudkan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang maju dan bermutu melalui:

1.    Penyehatan Tata Kelola (Governance)

2.    Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing

3.    Penguatan akuntabilitas dan pencitraan publik

4.    Motto, Prinsip dan Filosofi

Motto   : Kerja keras dan cerdas dilandasi keikhlasan bernilai ibadah

Prinsip : Prestasi, komitmen, kebersamaan  dan tanggung jawab.

Filosofi : Memberikan layanan yang terbaik, amanah dan profesional.

 

SASARAN

Untuk mencapai tujuan yang dirumuskan di atas ditetapkan sasaran pengembangan Untirta 4 (empat) tahun ke depan sebagai berikut :

  1. Tersedianya sistem layanan akademik yang mendukung kegiatan akademik yang bermutu .
  2. Meningkatnya mutu layanan akademik, pembelajaran dan pembimbingan yang bermuara pada peningkatan proses dan hasil pembelajaran dan karya tulis ilmiah mahasiswa.
  3. Terselenggaranya pendidikan yang terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.
  4. Tersedianya program pendidikan yang relevan dengan tuntutan dan perkembangan masyarakat.
  5. Tersedianya penyelenggaraan tridharma berbasis keunggulan lokal dan berdaya saing global.
  6. Meningkatnya aktivitas dan mutu penelitian sesuai dengan arah kebijakan penelitian Ditjen Pendidikan Tinggi dan Universitas yang bermuara pada meningkatnya jumlah publikasi nasional dan internasional, serta pemerolehan HaKI.
  7. Terselenggaranya program pendidikan akademik, profesi dan vokasi  yang memenuhi tuntutan profesionalisme dan kebutuhan masyarakat serta menjadi rujukan baik di tingkat lokal maupun nasional.
  8. Meningkatnya aktivitas dan kualitas pengabdian kepada masyarakat secara melembaga yang berbasis inovasi dan hasil-hasil penelitian.
  9. Terwujudnya sistem manajemen yang terintegrasi yang didukung oleh teknologi informasi.
  10. Terwujudnya perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang mendukung peningkatan mutu akademik dan penelitian.
  11. Terbentuknya citra universitas yang menunjukkan universitas yang bermutu, maju, dan berkarakter.
  12. Terselenggaranya kerja sama pendidikan dengan universitas dan lembaga lainnya di dalam dan luar negeri yang mendukung terwujudnya pengakuan internasional.
  13. Terwujudnya organisasi kemahasiswaan yang kokoh yang mampu menumbuhkan kreativitas dan kemandirian.
  14. Terwujudnya tatapamong, tatakelola kelembagaan dan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip good university governance.

 

STRATEGI

Untuk mewujudkan tujuan dan target sebagaimana disebutkan di atas, maka dikembangkan strategi-strategi sebagai berikut :

  1. Mengembangkan sistem layanan dan penjaminan mutu akademik.
  2. Mengelola dan mengembangkan sumber daya secara efektif dan efisien.
  3. Menata tatapamong dan tatakelola kelembagaan dan keuangan.
  4. Mememperkuat  akuntabilitas dan meningkatkan citra universitas.
  5. Mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi akuntabilitas dan meningkatkan citra manajemen.
  6. Mengembangkan kemitraan dengan pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan industri baik di dalam maupun luar negeri.
  7. Melakukan standarisasi mutu Pendidikan Tinggi Nasional.