Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Maju, Bermutu, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025

Inbound Mobility : Educational Technology and Curriculum Development

Serang, 07 Oktober 2017 dilaksanakan kegiatan Inbound Mobility dengan Tema Educational Technology and Curriculum Development dengan Pemateri Prof. Dr. David S. Stein dari Ohio State University, USA dan Hilda R. Glazer, EdD dari Capella University, USA. Kegiatan bertempat di Auditorium Gedung B Untirta Kampus Pakupatan Serang.

Acara diawali sambutan yang disampaikan Ketua Pelaksana Dr. Alimudin, MM., MT. Beliau menyampaikan tujuan kegiatan ini yaitu dalam rangka peningkatan kualitas SDM melalui program IDB. Selanjutnya, sambutan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif PIU IDB Untirta Dr. Eng. Agung Suderajad. Dalam sambutannya beliau menyampaikan program yang telah, sedang dan akan dilaksanakan IDB Untirta yang terdiri dari Hard Program yaitu pembangunan Kampus terpadu Untirta di Sindangsari dan Soft Program diantaranya pengembangan kurikulum, riset, akademik dan workshop.

Rektor Untirta Prof. Dr. Sholeh Hidayat, M.Pd dalam sambutan sekaligus membuka acara secara resmi beliau memperkenalkan Untirta khusunya kepada Pemateri. Untirta sebagai Perguruan Tinggi Negeri satu-satunya di Banten di bawah Kemenristekdikti, memiliki 6 Fakultas dan Program Pasca Sarjana, mengasuh 49 Program Studi. Khusus untuk Program Pasca Sarjana, Program Studi yang di asuh Pendidikan Bahasa Indonesia, Teknologi Pembelajaran, Ilmu Hukum, Akuntansi, Manajemen, Administrasi Publik, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika dan Imu Pertanian, ujarnya. Rektor juga mengatakan jumlah mahasiswa Untirta secara keseluruhan kurang lebih 16.250 mahasiswa. Pada tahun ini kita mempunyai program pengembangan Untirta dari IDB senilai 50 Milyar untuk membangun 11 Gedung dan menyekolahkan Program PhD sebanyak 23 Dosen. Untirta juga dari program IDB tersebut menyelenggarakan kegiatan Riset Food Security dan soft courses baik di dalam maupun luar Negeri, tambahnya. Beliau juga menambahkan bahwa yang mengikuti kegiatan ini yaitu mahasiswa Untirta dari Program Pascasarjana.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. David S. Stein dari Ohio State University, USA yang mengangkat tema Blend Online Instruction, What Is The Blend In Blended Online Learning dan dilanjutkan materi dariHilda R. Glazer, EdD dari Capella University, USA dengan tema Online Professional And Academic Learning Communities : Faculty Perspectives yang dimoderatori oleh Dosen Untirta Maman Fathurrohman, PhD.

Prof. Dr. David S. Stein menyampaikan tentang online learning. Sudah banyak Perguruan Tinggi di Indonesia yang memberlakukan online learning, ungkapnya. Saya adalah orang yang fokus meneliti ruang kelas alternatif contohnya ruang kelas berbasis smart phone, terangnya. Walaupun sekarang saya ada di Indonesia, tapi saya tetap menyelenggarakan kuliah di Ohio State University memalui online learning, karena antara teknologi dan pendidikan itu tidak bisa dipisahkan, ujarnya. Beliau juga menyampaikan bahwa salah satu tujuannya ke Indonesia yaitu untuk memperkenalkan secara luas terkait online learning, sehingga ada alternatif kelas , tidak hanya kelas konvensional.

Hilda R. Glazer, EdD dari Capella University, USA mengatakan bahwa untuk siswa disabilitas tetap dapat mengikuti pembelajaran online dengan tambahan alat sesuai dengan kebutuhan, dan alat pendukung pembelajaran tersebut diperoleh dari Perguruan Tinggi/Pemerintah. Ada suatu upaya dari semua pihak yang terkait agar tidak ada perbedaan antara yang normal dengan yang disabilitas, tegasnya. (Angga-Humas)

Berita Terbaru Lainnya