Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Maju, Bermutu, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025

CoE Industri Petrokimia FT UNTIRTA Selenggarakan Pelatihan Operator Mesin Proses Produksi&Alat Uji

Center of Excellence (CoE) Industri Petrokimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bekerjasama dengan Dirjen Industri Kimia Tekstil dan Aneka (IKTA) menyelenggarakankan pelatihan 5 paket Operator mesin proses produksi dan alat pengujian di Laboratorium Polimer dan Laboratorium alat uji CoE Industri Petrokimia kampus Untirta Cilegon.

Kegiatan ini dibuka oleh Dr. H. Fatah Sulaeman, ST., MT selaku Wakil Rektor Akademik Untirta, akan berlangsung selama 4 hari, dimulai sejak tanggal 5 sampai dengan 8 September 2017. Adapun 5 jenis pelatihan adalah sebagai berikut Pelatihan operator skrap plastic, operator mould plastic, operator lapisan film plastic, operator mekanikal dan elektrikal, serta operator alat pengujian.

Menurut keterangan dari Dr. Ing. Asep Ridwan, MT yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif CoE para peserta pelatihan terdiri dari akademisi, praktisi, dan instansi pemerintah. Akademisi terdiri dari dosen-dosen dan para teknisi laboratorium di Fakultas Teknik Untirta. Para praktisi terdiri dari industri yang tergabung dalam INAPLAS seperti PT. Candra Asri, PT Nippon Shokubai Indonesia. Sedangkan instansi terdiri para staf di Kemenperin RI Dirjen IKTA, balai besar kimia kemasan, balai besar logam mesin, balai besar barang teknik, dsb. Para instruktur terdiri dari para pakar sekaligus praktisi di bidang plastik seperti dari Asosiasi Industri Petrokimia (INAPLAS). Beliau juga menyampaikan informasi bahwa Untirta dan Kemenperin RI sepakat untuk mengoptimalkan gedung CoE 1 dan CoE 2 di Fakultas Teknik Untirta Cilegon untuk pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan industri kimia secara umum. Pelatihan-pelatihan ini sebagai awal yang baik dalam pengoptimalan gedung CoE di tahun ini. Gedung CoE Industri petrokimia digunakan untuk pelatihan-pelatihan dan riset-riset ilmiah. Industri-industri petrokimia yang ada di Anyer-Merak-Cilegon menyambut baik pelatihan ini sebagai mitra dalam meningkatkan performance industri petrokimia di Indonesia.

Keterangan dari Direktur Eksekutif CoE senada dengan Dr. Fatah Sulaiman, ST., MT yang menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergitas antara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI dan Untirta dalam hal ini Fakultas Teknik Untirta harus terus diwujudkan sebagai bagian dari penyiapan kompetensi sumber daya manusia yang handal. Direktur Industri Kimia Hulu Kemenperin RI, Ir. Muhammad Khayam, MT. menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan Trainer of Trainer (TOT) agar semakin banyak yang mampu mengoperasikan peralatan yang ada di Laboratorium Polimer CoE dan Laboratorium Pengujian Industri petrokimia Cilegon-Banten.

Selain menerangkan tentang kegiatan ini Direktur Eksekutif CoE menginformasikan juga kepada Humas Untirta tentang mesin-mesin yang ada di Laboratorium Polimer CoE Industri Petrokimia Cilegon-Banten terdiri dari mesin Injection Molding, Skrap Plastik (2 buah), Lapisan Film Plastik (2 buah) dan Compound System. Sedangkan peralatan pengujian yang ada di Laboratorium Pengujian CoE Industri Petrokimia Cilegon-Banten terdiri dari Universal Testing Machine (UTM), Spectrophotometer, Melt Flow Indexer (2 buah), Sieve Shaker, Autoclave, Digital Micrometer, Infra Red Thermometer, Glassware dan Gas Burner, beliau juga menerangkan bahan baku yang digunakan untuk mesin di laboratorium polimer dan laboratorium pengujian terdiri dari PP (Polypropilene), HDPE (High Density Polyethilene), dan Recycle Plastic Bottle. (Herdiansyah W-Humas)

Berita Terbaru Lainnya