Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Maju, Bermutu, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan Tahun 2025

BEM Se-Banten Deklarasikan Tolak Paham Anti Pancasila

Serang, 14/06/17 bertempat di Auditorium Gd.B Untirta, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Untirta mengadakan kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan dengan mengundang perwakilan BEM Se-Banten. Kegiatan tersebut mengangkat tema Ideologi Pergerakan Mahasiswa Kontemporer. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untirta Dr. H. Suherna, M.Si membuka acara tersebut. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Drs. KH. Matin Syarkowi, Dr. Suwaib Amiruddin, M.Si, dan Tb. Adam Makrifat, S.I.Kom.

Drs. KH. Matin Syarkowi yang merupakan salah satu tokoh Banten mengatakan Kemerdekaan Indonesia merupakan buah dari proses panjang yang patut disyukuri oleh seluruh rakyat Indonesia pada saat ini dengan cara mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

Narasumber kedua Dr. Suwaib Amiruddin Dosen Pascasarjana Untirta mengatakan bahwa Ideologi mahasiswa saat ini adalah ideologi kuota internet. Pembenaran hari ini banyak didapat dari media sosial bukan lagi dari para pakar, ini salah satu hal yang menjadi sumber perpecahan kita hari ini, tegasnya.

Generasi mahasiswa saat ini adalah generasi mahasiswa selfie, kata Tb. Adam. Karena mahasiswa saat ini banyak yang sudah tidak peduli dengan keadaan masyarakat saat ini. Ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL), masyarakat menjerit, mahasiswa seolah tidak peduli, padahal Bapak Ibunya dirumah merasa kesulitan untuk membayar listrik pasca kenaikan. Semoga mahasiswa yang hadir disini tersinggung, sehingga akan lebih dan tepat dalam mencarikan solusi untuk membantu masyarakat, tegasnya.

Setelah pemaparan, acara dilanjutkan sesi tanya jawab, pembacaan dan penandatanganan deklarasi bersama untuk menolak paham anti Pancasila dan buka puasa bersama. (Angga-Humas)

Berita Terbaru Lainnya